CURHAT LEBARAN – Belajar Microsoft Excel : Tips, Tricks & Tutorial

CURHAT LEBARAN

Namanya Muhammad Daniyal Dzulqornain, lahir hari senin malam selasa tanggal 19 Oktober 2009 selepas maghrib. Jika ada pepatah “apalah arti sebuah nama” namun bagi saya nama adalah do’a, sebagai seorang muslim adalah kewajiban orang tua untuk memberi nama yang bagus. Nama yang disandang putra saya adalah nama orang2 besar yang sholeh dengan harapan kelak di kemudian hari putra saya akan mewarisi kesholehan dan kebesaran orang2 yang disandang namanya.

MUHAMMAD,  nama ini sudah seperti menjadi suatu keharusan sebagai nama depan setiap laki2 yang lahir dalam keluarga besar saya, saya sendiri juga menyandang nama ini, meskipun kesholehan saya sangat2 jauh jika dibandingkan dengan Beliau, Rosul terakhir, Kekasih Allah SWT, Tauladan Terbaik, Manusia Paling Mulia, Guru Yang Utama.

DANIYAL, adalah salah satu nabi dari bani israel, memang nama baliau tidak termasuk dalam 25 nama nabi dan rosul yang harus diketahui. Namun dari beberapa riwayat yang saya dapat beliau memang ada, dan saya meyakininya.

DZULQORNAIN, adalah seorang raja yang sholeh yang dapat menaklukan kejahatan, namanya disebut dalam Al Qur’an, ada sebagian yang menyebutnya ISKANDAR ZULKARNAEN. Ada pula menghubungkannya dengan ALEXANDER THE GREAT namun masih pro-kontra wallahu a’lam. Saya hanya meyakini bahwa beliau adalah seperti apa yang telah disebutkan dalam Al Qur’an.

Putra saya ini memang istimewa, dikandungan ibunya selama 10 bulan masih betah juga belum mau keluar, akhirnya diambil tindakan untuk memacu kelahirannya. Alhamdulillah persalinan berjalan normal.

Mendapat anugerah seorang putra mungkin telah membuat saya sedikit lupa pada Dzat yang telah memberinya kehidupan. Sehingga beberapa bulan terkahir mungkin Allah SWT mengasihi saya dengan memberi peringatan, beberapa bulan terakhir putra saya rewel, sering batuk, badannya panas dan napasnya sesak, sudah saya periksakan ke dokter dan dikasih obat memang bisa baikan sakitnya namun selalu kambuh lagi. Rontgen dan tes darah hasilnya menurut dokter baik saja dan tidak perlu dikhawatirkan. Terapi uap juga sudah saya lakukan, kiai dan orang pintar juga sudah saya datangi. Puncaknya pada H-7 lebaran ini pada saat terapi uap putra saya kejang, langsung saya bawa ke rumah sakit terdekat, masuk IGD dan harus opname. Anak saya kena Infeksi dan banyak lendir di saluran napasnya.

Hari pertama dan kedua di RS anak saya seperti tidak ada perubahan lalu dokter memutuskan untuk mengganti obat antibiotiknya dengan MxxxxxxxM , harganya lumayan untuk PNS golongan II seperti saya, tapi demi anak saya tebus resepnya.

Hari keempat di RS Anak saya mendapat transfusi darah sekitar 100cc karena Hb rendah, saya dapati ada sedikit kemajuan pada putra saya badanya sudah tidak panas meskipun naik turun dari 36 dan 37,xx  tidak sampai menyentuh 38.

Hari keenam HP dan jam tangan saya hilang di RS, tega bener malingnya. Hari itu istri saya menanyakan pada dokternya kapan bisa pulang, dijawab ”mudah2an besok bisa pulang”. MxxxxxxxM yang sudah saya tebus sekitar 6 kemasan saya tidak tahu ukurannya. Namun besoknya (hari ketujuh) ternya sudah mulai cuti idul fitri dan dokternya tidak masuk. Oleh dokter jaga putra saya belum diperbolehkan pulang, dan pemberian obat diteruskan. sementara dolter anak yang menangani baru akan masuk pada tanggal 14 September 2010.

Pada saat Idul Fitri, seminggu lebih putra saya diinfus, dipindah-pindah jarum infus dari tangan kanan, tangan kiri dan kaki kiri, tinggal kaki kanan yang belum kena jamu infus. Kasihan dengan kondisi putra saya infus dilepas untuk sementara sambil menunggu tes darahnya. Hasil tes darah pada malam harinya leukosit masih tinggi sehingga infus dipasang lagi untuk memudahkan injeksi.

Kejadian serupa terulang lagi pada hari kesepuluh, tangan yang diinfus mulai bengkak dan infus dilepas semalaman dan besoknya dipasang lagi. pada hari ini 3  MxxxxxxxM harus ditebus lagi.

Hari ini senin 13 September 2010 saya tidak tahu harus bagaimana lagi, memindahkan ke RS yang lebih baik atau tetap tinggal RS ini. Sementara adiknya sakit sang kakak harus berlebaran tanpa orang tua dan adiknya dirumah dan selalu menanyakan kapan adiknya bisa pulang. Kalau bisa menggantikan rasa sakit yang harus diterima putra saya ingin rasanya saya menggantikannya. Putraku Daniyal semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untukmu.

Ya Allah …. ampunilah kami, terimalah puasa kami, berikan kasih sayang-Mu pada keluarga kami, anugerahkanlah kesehatan pada keluarga kami, kami yakin kelak akan Engkau jadikan jadikan putra kami amanahmu ini orang yang akan mewarisi kebesaran dan kesholehan orang2 yang disandang namanya. Ya Allah ijinkan kami ikut merasakan kebahagiaan idul fitri tahun ini …

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR BATIN, MOHON DO’A AGAR KAMI DIBERI KEKUATAN MELEWATI UJIAN INI.

bingung cara downloadnya ??

Baca aja halaman download dengan klik icon di samping

feed , email and my social media

5 Comments

Jika sOdara menemukan sesuatu yang bermanpaat di marih .... silahkan kasih komennya